![]() |
Rumah Teleskop Zeiss |
Lagi-lagi ke
Bandung, ke Bandung lagi-lagi. Kalau di waktu sebelumnya Bandung selatan yang
menjadi tujuan, maka kali ini saya geser ke utara. Lembang. Tujuan pertama
adalah Observatorium Bosscha. Awalnya sih dulu tahu ada teropong ini di
pelajaran IPS waktu SD. Itu pun cuma lihat gambarnya saja. Baru di film
petualangan Sherina bisa lihat bentuknya seperti apa, walaupun di TV tapi
paling tidak sudah lihat bentuk aslinya.
Akses untuk
menuju lokasi observatorium ini sangat gampang. Waktu itu saya berangkat dari
daerah Kiaracondong. Saya menggunakan angkot jurusan Margahayu-Ledeng (warna
biru garis kuning, bentuknya mikrolet) lalu turun di Universitas Pendidikan
Indonesia (UPI) atau di depan terminal Ledeng, ongkosnya kemarin 7 ribu satu
orang, lanjut dengan angkot Stasiun Hall-Lembang (warna coklat muda), tinggal
bilang ke bapak sopirnya turun di Bosscha cukup bayar 5 ribu. Turun dari angkot
bisa lanjut naik ojek atau jalan kaki. Lumayan sih kalau jalan kaki, sekitar
1.5 km. Kalau naik ojek mungkin 10 ribu. Karena sedang tidak buru-buru, sekaligus
olahraga (baca : menghemat) saya memilih jalan kaki.